Klik Banyak, Kenapa Konversinya Sedikit?

Sebagai affiliate, seringkali tidak susah untuk menghasilkan banyak klik ke situs Amazon. Meski begitu, sebagian orang sering mengeluh karena rendahnya konversi atau penjualan yang terjadi. Tidak jarang dari klik yang banyak tersebut tidak menghasilkan fee sama sekali. Kenapa bisa begitu?

Dari pengalaman saya, ada beberapa penyebab yang bisa ditelusuri. Pertama, kebanyakan pegunjung blog datang dari negara yang tidak dikehendaki. Misalnya, promosinya produk amazon AS, tapi yang datang dari Afrika.

Kedua, klik banyak biasanya didapat dari blog yang menggunakan plugin autoblog. Amazon memang merilis API yang bisa digunakan untuk menampilkan informasi produk mereka secara otomatis.

Ketiga, list blogging, atau membuat artikel yang berisi ranking produk. Kalau kita membuat posting dengan judul “10 best tablet 2012″, besar kemungkinan tiap link tersebut akan diklik pengunjung blog yang sama.

Keempat, link affiliate dibuat samar, kadang-kadang disembunyikan (cloacking), sehingga pengunjung blog tidak sadar itu tautan ke Amazon.

Kelima, kita banyak mendapatkan lalu lintas pengunjung (traffic) blog yang sekadar membandingkan produk. Banyak orang mencari informasi di internet untuk mencari review produk, tapi setelah itu mereka beli di toko biasa (brick and mortar).

Keenam, bisa saja klik yang banyak tersebut hasil dari spamming, misalnya dari Facebook, Twitter, atau Youtube.

Klik banyak tapi minim konversi bisa jadi merupakan kombinasi dari beberapa sebab tersebut. Tetapi yang paling penting diatasi adalah asal negara dan mentarget orang yang benar-benar niat belanja di internet.

Apakah itu bisa dilakukan? Bisa, misalnya dengan mengecek apakah sebuah merek produk itu sama secara global atau tidak. Beberapa produsen barang elektronik sering membedakan nama produknya berdasarkan wilayah. Amerika, Eropa, atau Asia.

Kalau nama produknya sama, tidak ada jalan lain selain harus memberikan keterangan bahwa link produk tersebut mengarah ke toko Amazon. Dengan demikian, pengunjung blog yang bukan sasaran tidak akan terlalu tertarik untuk ikut mengklik.

Lalu bagaimana mengetahui niat belanja orang? Sebagian produk dicari orang di internet untuk dibeli. Pengalaman saya, kalau kita mempromosikan produk yang sifatnya penunjang (komplementer) atau asesoris, orang lebih besar peluangnya membeli.

Contohnya batere, cases, tas kamera atau laptop, tinta printer dan banyak lagi. Orang cari tinta printer pasti karena sudah (hampir) kehabisan stok, jadi mau tidak mau dia harus segera beli.

Kalau kita menulis artikel yang membantu pengunjung blog membuat sebuah pilihan, lalu dengan terus terang diarahkan ke Amazon, sedikit klik tetap akan menghasilkan konversi. Dengan 100 klik ke Amazon, setiap hari biasanya saya tetap menghasilkan penjualan.

Konversi akan sangat mungkin terjadi ketika orang sadar bahwa itu link ke Amazon. Dengan begitu, jika orang tidak tertarik belanja di sana, masih ada peluang klik yang lain, misalnya adsense.

Setahun terakhir ikut program affiliate Amazon, dengan strategi “membuat sadar” saya rasa efektif untuk menghasilkan konversi penjualan.

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge